Sunday, 11 June 2017

Pengeluaran di Bulan Ramadan



Kenyataannya . . . .
Bulan Ramadan adalah dimana umat Islam diwajibkan melaksanakan ibadaha puasa (shaum), dengan rangkaian kegiatan menahan makan dan minum selama satu hari penuh kemudian dibolehkan berbuka pada saat waktu Maghrib tiba. Dalam melaksanakan ibadah puasa, jadwal kita tentu menjadi berubah terutama dalam hal makan. Diawali makan sahur kemudian ketemu lagi waktu makan pas buka puasa, itupun mungkin tidak akan teralu banyak menu yang kita makan karena biasanya selepas berpuasa tubuh memerlukan waktu untuk dapat mengolah makanan yang masuk. Jadi engga bisa banyak-banyak dulu pada waktu berbuka, efeknya kalau sekali buka dihajar menu besar tubuh kita akan kelelahan mengolah makanan. Dan kita menjadi cepat mengantuk sehingga rangkaian ibadah lainnya yaitu shalat tarawih menjadi terlewatkan. Dengan dua jadwal makan sepertinya pengeluaran kita akan semakin hemat di bulan ramadan. Kalau sekali makan kita beli di warteg seharga 9 ribu rupiah (Nasi, telur bumbu, sayur) untuk porsi mahasiswa, dua kali makan cukup mengeluarkan anggaran 18 ribu rupiah. Tapi tunggu dulu!

Saturday, 3 June 2017

Membaca di Bulan Ramadan

Pas awal masuk sekolah pasti yang ditanyakan "udah bisa baca belum" , pasti ada kebanggaan bila kita sudah bisa membaca. Tapi rupanya engga cuma sampai disana, rupanya budaya membaca disekolah masih belum cukup menggembirakan. Banyak ulasan-ulasan yang menemukan bahwa budaya membaca dikalangan anak-anak sekolah dasar sangat rendah, bagaimana dengan kelompok diatasnya? Kita akan menemukan fenomena yang lebih memprihatinkan, apalagi di kelompok usia dewasa seperti Mahasiswa.  Secara keseluruhan Anis Baswedan ketika menjadi Meteri Pendidikan shok berat melihat data bahwa Indonesia berada di urutan 63 dari 65 negara dalam hal literasi. Angka ini menunjukan wajah bangsa kita yang memang nggak suka baca, apalagi menulis. Memangnya dengan membaca kita bisa mendapatkan sesuatu yang hebat? ooh tentu saja iya, bukankah peradaban ini tersusun dari seberapa banyak literasi yang terus menerus diproduksi dan ditulis dari hasil sebuah proses yang kemudian menghadirkan pemikiran baru yang setiap saat lebih hebat hasilnya. 

Sunday, 7 May 2017

Rindu

RINDU

Ceritanya teman-teman 1 minggu 1 cerita memberikan tema tentang RINDU, saya pun mulai merenung mencatat kembali apa yang akan ditulis dengan tema Itu. Yang pasti tidak akan dikaitkan dengan hal-hal yang berkenaan dengan percintaan, udah terlalu banyak yang merindu karena cinta baik sendu kelabu atau suka senang.

Rindu ini kita mulai dengan sebuah ingatan ke belakang, ah tapi kenapa pikiran menuju seseorang. Pasti dengan cinta berkaitan pasti dengan rasa pasti dengan ah aweu-aweu jadinya. Baik kita mengalir saja.

Monday, 24 April 2017

Pencak Silat, Mengaji dan Sekolah


Dulu waktu masih duduk di bangku sekolah dasar, kegiatan utama selain sekolah dan main adalah mengaji juga berlatih silat. Waktu itu saya tidak sampai mahir belajar silat, hanya saja di masjid tempat mengaji Pak Haji Embo Abdurachim (alm.) mewajibkan santrinya ikutan silat. Kalau tidak lupa pelatihnya dari IPSI bernama pak Maman, selain di masjid di sekolah pun silat menjadi salah satu ekstrakulikuler. Ya maklum waktu itu masih bocah, jadi masih banyak mainnya daripada belajar dengan serius di jalur prestasi. Prestasi paling hebat dulu adalah menjadi pemimpin gerak silat pada acara "Imtihan" di Masjid Raya Cipaganti Bandung. Sementara dua orang teman sekelas Tria Ayu dan Ratih dua-duanya mahir mempertunjukan Seni Pencak Silat, dan tampil di kegiatan-kegiatan sekolah. Selepas SD, masuk masa-masa puber kegiatan latihan silat di masjid pun ditinggalkan. Karena teman-teman seangkatan pun sudah memiliki kegiatannya masing-masing, termasuk yang pindah rumah ke luar Bandung. 


Saturday, 8 April 2017

#RESPEK

respek/res·pek/ /réspék/ n rasa hormat; kehormatan: menaruh -- atas perbuatan yang mulia
 Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) 

Dalam satu kesempatan saya mengikuti workshop mengenai Bullying di 'Aisyiyah Boarding School Bandung dengan mengusung tema #Respek Happy tanpa bully yang difasilitatori oleh Irfan Amalee dari Peace Generation Indonesia. Apa itu Bully? Bully dalam padanan bahasa (KBBI) disebut risak dengan pengertian sebagai berikut :

risak
ri.sak
[v] , me.ri.sak v mengusik; mengganggu: mereka tidak putus-putusnya ~ ku dng berbagai-bagai olok-olokan




Tuesday, 4 April 2017

Dua Jam Jadi Guru


Setelah melewati sungai yang deras,mentari pagi menghangatkan tubuh saya dan teman-teman yang basah kuyup. Menyusuri pematang sawah yang luas menuju ke sekolah filial tempat kami berkegiatan dalam rangka kaki jabar. Saya sendiri pada saat survey sudah mengunjungi sekolah itu melalui jalan yang lain, namun teman-teman yang ikut pada perjalanan ini belum tahu bagaimana sekolah itu. Dan sengaja saya tidak menceritakan bagaimana nanti sekolah yang akan didatangi, agar efek kejutnya tidak hilang. Baru melewati sungai saja teman-teman sudah merasakan getarannya apalagi nanti pas tiba di sekolah. 

Thursday, 30 March 2017

Bagaimana jika kemusnahan manusia itu akibat ulah dirinya sendiri ?

Judulnya "ngeri-ngeri sedap" *  pasti sudah bisa ditepak arah tulisan ini kemana, bisa ke bencana alam, bencana sosial, penyebabnya adalah manusia, keterlibatan teknologi, ekonomi hingga budaya. Jelasnya judul diatas akan saya coba dialogkan dengan bahasa warung kopi, ringan dan santai. Judul diatas ada disalah satu tulisannya kang Yat Lessie melalui laman FB, lumayan juga mencernanya 😂. Pertannyaan itu dijawab dengan sekalimat "saat dia salah dalam memandang dan menaksir dirinya sendiri".